Pernah lihat gambar di atas? Beberapa orang akan menyebutnya gambar vas, beberapa yang lain meyakini itu adalah gambar 2 wajah yang saling berhadapan. Keduanya benar. Tapi itu bukan ambigram. Karena ambigram berasal dari bahasa latin “ambi” berarti dua/ganda dan “gram” berarti huruf. Jadi yang termasuk ambigram adalah tulisan yang berada di atas dan di bawah gambar. Tulisan itu dapat dibaca “Face” atau “Vase”. Secara sederhana ambigram disebut visual wordplay, permainan kata-kata yang dituangkan dalam bentuk 2D. Tapi seiring dengan majunya teknologi dan semakin kreatifnya manusia, ambigram mulai diekspresikan ke bentuk 3D dan animasi. Ambigram yang paling umum adalah rotasi 180 derajat, baik yang membentuk kata sama maupun membentuk kata baru.
Ada tiga tokoh penting ambigramis dewasa ini. Yang pertama adalah Scott Kim. Ia adalah penulis buku Inversions yang legendaris. Buku ini memuat karya-karya Scott Kim yang telah menginspirasi ambigramis lain. Dia adalah ambigramis paling kreatif. Karya-karyanya tidak hanya dalam bentuk 2D, melainkan 3D dan animasi.
Kedua adalah John Langdon. Samar-samar mungkin kita pernah mendengar nama ini. Robert Langdon? Benar John Langdon adalah ambigramis yang menciptakan ambigram Angels & Demons, Illuminati, Fire, Water, Air, dan Earth yang terdapat dalam buku Angels & Demons-nya Dan Brown. Karya-karyanya bernilai seni tinggi.
Ketiga adalah Punya Mishra, pengajar di Michigan State University yang sangat mengagumi John Langdon. Karyanya yang terkenal adalah Good-Evil. Ambigram yang luar biasa. Kata Good tidak akan terbentuk bila tidak ada Evil di dalamnya.
Model seperti ini sering digunakan untuk iklan cetak (print-ad), diantaranya Veja Magazine.
Energi kreatif menjadi syarat utama untuk menjadi seorang ambigramis. Dan yang tak kalah penting adalah: berlatih! berlatih! dan berlatih! Berikut ini adalah dua ambigram sederhana kreasi saya. Keduanya ambigram jenis refleksi 180 derajat. Cocok bila dipakai untuk gantungan kunci.
Membuat ambigram nama sendiri bisa menjadi latihan awal untuk menjadi ambigramis. Berikut beberapa nasehat dari John Langdon untuk calon ambigramis:
- Sabar dan nikmati prosesnya, jangan terlalu cepat mengharap keajaiban (hehehe).
- Pelajari dan sering-sering menggambar huruf konvensional. Semakin ahli dengan huruf konvensional, semakin mudah mencipta huruf yang tak biasa (unconventional letter).
- Jika kata tersebut terlalu mustahil dibuat ambigram, hasilnya susah dibaca dan kelihatan jelek, buang saja, ciptakan yang lain.
- Jangan memaksakan ambigram pada gaya yang sudah ada. Ciptakan syle baru.
Oke Selamat mencoba.










Bener-bener tambahan ilmu. Tambah lagi yang lebih cool!!
halo..
salam kenal..
saya wiji..
saya masih anak sma..
sekarang saya sedang mengerjakan karya tulis mengenai ambigram..
saya juga merupakan salah satu penggemar berat ambigram,,juga John langdong yang berewokan itu..
tapi saya tidak dapat menemukan buku referensi yang merujuk kepada ke eksistensian ambigram di Indonesia..
bahkan setelah saya survei ke bberapa sekolah,,ternyata hampir 90% anak2nya tidak tahu apa itu ambigram..
saya agak bingung dan keteteran,,
tolong saya ya..
mas ferry..(????)
tolong beritahu saya segala galanya mengenai ambigram..
dan ke-eksistensiannya di Indonesia ini..
terima kasih banyak..
bala saja ke email saya : ichime_aetherion@yahoo.com
tolong kirimkan APAPUN yang ada kaitannya dengan ambigram..
atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih banyak..
wiji..
keren banget apalagi kalo bsa buat ambigram dengan imajinasi sendiri (merupakan kepuasan tersendiri)
cek http://kumaz.wordpress.com
keren banget apalagi kalo bsa buat ambigram dengan imajinasi sendiri (merupakan kepuasan tersendiri)
cek http://kumanz.wordpress.com
bagus…….bagus,apa ada kursus ambigram
Hai, saya copy gambarnya ya Mas, saya sedang membuat blog tentang film Angel and Demon, yang di dalamnya ada ambigram Iluminati. Trims. Clararch02.blogspot.com
weh sangar pwool
pgn latian buat ah..
buat koleksi aja..
umm, apa ada buku yang khusus mempelajari cara membuat ambigram?