(bukan lagi) Ayat-Ayat Cinta

Banyak nada kecewa yang terlontar dari penonton setelah melihat Ayat-Ayat Cinta versi bioskop. Sebagian besar mengeluhkan ketidaksamaan film dengan novelnya. Sekali lagi dilema adaptasi. Masalah adaptasi memang tak akan pernah habis untuk dibahas. Apalagi yang diadaptasi adalah novel peraih penghargaan yang dipuja banyak kalangan. Filmaker selalu menjelaskan bahwa novel dan film adalah medium yang sangat berbeda. Cara menikmati sebuah novel tidak sama dengan cara menikmati sebuah film. Novel itu begini, film itu begitu, dan seterusnya. Beberapa pihak menyarankan, sebelum menonton film Ayat-Ayat Cinta, buanglah segala ingatan mengenai novelnya. Tentu saja, bagi sebagian orang itu sangat sulit dilakukan. Lalu apa sih hal-hal yang membuat para penonton itu mencak-mencak?

AAC

Baca lebih lanjut