14 Februari

So this is it? Akhirnya menikah juga ya. Tepat tanggal 14 Februari. What a moment!

Masih teringat empat setengah tahun yang lalu kamu menelpon sambil terisak-isak, cerita tentang kamu dan dia yang begini dan begitu. Dan aku baru sadar kalau sampai saat ini kamu masih belum menemukan pengganti. Memang benar sih petuah bijak “jangan berlebih-lebihan terhadap segala sesuatu”, termasuk tentang cinta. Melepaskan itu penting ternyata. Karena kita berpacu dengan waktu, tuntutan keluarga, norma masyarakat, dan isu sosial lainnya. Well, mungkin karena aku laki-laki jadi agak santai saja, tapi kamu perempuan, yang akhirnya menyerah. Aku turut sedih mendengarnya.

Lebih baik bersama dengan orang yang mencintai kita daripada berusaha bersama dengan yang kita cintai? Tapi alangkah baiknya bersama dengan orang yang mencintai kita dan kita cintai.

Selamat membangun kehidupan baru. Semoga berbahagia.

Iklan

Tekad 2015

Menyelesaikan semua yang telah dimulai.

Broken December

Jakarta terasa sunyi sepanjang jalan tadi. Masuk rumah tepat ketika berganti hari. Masuk kamar lalu kurobek kalender harian dan menyisakan tiga lembar lagi. Kembali terpikir chat sepanjang sore dengan pemberi kalender ini. Kata demi kata yang membuat pikiran turbulensi. Mungkin yang kulihat selama ini hanya ilusi. Ingin rasanya pergi jauh dari sini. Mengikis memori. Tapi tak mungkin terus berlari. Atau sembunyi.

Semoga semakin banyak manusia baik di dunia ini.

something

something.is.broken

Tekad 2014

Entah sejak kapan aku ini menjadi pendengar yang baik. Pernah seorang teman perempuan menelpon selama sejam sambil menangis, bercerita tentang kisah cintanya yang… yah begitulah. Lalu pada kesempatan lain, teman perempuan satu lagi menelpon sambil menangis karena soal sepele tapi… yah begitulah. Dan banyak teman-teman perempuan lain bbm, whatsapp, YM, dll bercerita tentang life dan love mereka, sedih dan senangnya mereka, harapan dan mimpi mereka. Dan aku pun selalu berusaha menjadi pendengar yang baik. Karena aku sendiri bukan tipe orang yang mudah bercerita seperti itu. Bahkan kalau dipikir-pikir aku belum pernah menceritakan apapun kepada siapapun, meski waktu itu terasa perih seperti teriris pisau tipis. Aku lebih memilih diam. Toh nanti juga hilang sendiri. Walau ada yang belum hilang sampai sekarang. Mungkin udah biasa kali ya. Nah kalau temen cowok juga pasti ada yang cerita-cerita. Tapi biasanya mereka lebih tegar. Kecuali yang satu ini. Mungkin karena terlalu dalam, terlalu cepat, dan terlalu… akhrinya meledak. Oh man… I can’t explained the feeling right now.  But time will heal, my friend. Time will heal.

Lalu kenapa postingan ini judulnya Tekad 2014? Biasanya kan Resolusi 2014? Kita lihat definisi dari kbbi berikut ini.
Baca lebih lanjut