Feeds:
Tulisan
Komentar
Banyak nada kecewa yang terlontar dari penonton setelah melihat Ayat-Ayat Cinta versi bioskop. Sebagian besar mengeluhkan ketidaksamaan film dengan novelnya. Sekali lagi dilema adaptasi. Masalah adaptasi memang tak akan pernah habis untuk dibahas. Apalagi yang diadaptasi adalah novel peraih penghargaan yang dipuja banyak kalangan. Filmaker selalu menjelaskan bahwa novel dan film adalah medium yang sangat berbeda. Cara menikmati sebuah novel tidak sama dengan cara menikmati sebuah film. Novel itu begini, film itu begitu, dan seterusnya. Beberapa pihak menyarankan, sebelum menonton film Ayat-Ayat Cinta, buanglah segala ingatan mengenai novelnya. Tentu saja, bagi sebagian orang itu sangat sulit dilakukan. Lalu apa sih hal-hal yang membuat para penonton itu mencak-mencak?

AAC

Lanjut Baca »

Romantisme Masa Kecil

Akhirnya ingat juga kalo aku punya blog di sini. Sudah 7 bulan pingin nulis baru kesampaian sekarang.

Iseng-iseng buka Google Earth, ketemu juga titik tempat aku dilahirkan (7°10′6.26″ LS dan 112°38′17.85″ BT). Ada getaran aneh ketika melihat kampung halaman dari atas. Apalagi saat tahu kampungku semakin padat. Isinya rumah, rumah, dan rumah. Tempat-tempat aku bermain dulu rupanya sudah tertindih bangunan semen itu. Mumpung masih ingat, lebih baik aku tulis di sini romantisme masa kecilku.

Lanjut Baca »

Aku Cinta Padamu

Bagaimana mengucapkan “Aku Cinta Padamu” dalam 100 bahasa berbeda:

Indonesian – Aku cinta padamu
Afrikaans – Ek het jou lief
Albanian – Te dua
Arabic – Ana behibak (pada pria)
Arabic – Ana behibek (pada wanita)
Armenian – Yes kez sirumen
Lanjut Baca »

Phobia

Daftar macam-macam phobia:

Ablutophobia- Fear of washing or bathing.
Acarophobia- Fear of itching or of the insects that cause itching.
Acerophobia- Fear of sourness.
Aeroacrophobia- Fear of open high places.
Albuminurophobia- Fear of kidney disease
Alliumphobia- Fear of garlic
Anuptaphobia- Fear of staying single.
Aphenphosmphobia- Fear of being touched
Arrhenphobia- Fear of men
Lanjut Baca »

Detektor UFO

Anda ingin melihat UFO? Anda dapat membuat sendiri detektornya.

detektor-ufo.jpg

Diagram sederhana UFO Detector dari buku “UFOs: Interplanetary Visitors”.
Lanjut Baca »

Ambigram

face.jpg

Pernah lihat gambar di atas? Beberapa orang akan menyebutnya gambar vas, beberapa yang lain meyakini itu adalah gambar 2 wajah yang saling berhadapan. Keduanya benar. Tapi itu bukan ambigram. Karena ambigram berasal dari bahasa latin “ambi” berarti dua/ganda dan “gram” berarti huruf. Jadi yang termasuk ambigram adalah tulisan yang berada di atas dan di bawah gambar. Tulisan itu dapat dibaca “Face” atau “Vase”. Secara sederhana ambigram disebut visual wordplay, permainan kata-kata yang dituangkan dalam bentuk 2D. Tapi seiring dengan majunya teknologi dan semakin kreatifnya manusia, ambigram mulai diekspresikan ke bentuk 3D dan animasi. Ambigram yang paling umum adalah rotasi 180 derajat, baik yang membentuk kata sama maupun membentuk kata baru.
Lanjut Baca »

Bagi para filmaker dan penulis skenario, kini ada software gratis yang sangat berguna untuk proses pra-produksi pembuatan film, teater, drama, dll. Namanya Celtx. Untuk ukuran software gratis, Celtx memiliki fitur yang sangat lengkap karena mendukung dalam seluruh proses pra-produksi. Mulai dari menulis outline story, menuju ke skenario (baik film maupun teater), storyboard, daftar aktor aktris, wardobe, properties, sampai penentuan jadwal syuting. Karena itu kita bisa dengan mudah mem-breakdown skrip yang telah kita tulis. Kita bisa membongkar pasang urutan scene, ingin seperti Memento atau Pulp Fiction, dapat dilakukan dengan mudah. Kita bahkan dapat mem-publish skrip kita untuk dilihat pengguna Celtx yang lain (butuh login dan password) sehingga kita bisa mendapat feedback dari mereka. Software ini cocok bagi pembuat film pendek yang pada umumnya memiliki kru yang sedikit (biasanya penulis skrip merangkap produser dan sutradara). Celtx dapat didownload di sini.

celtx.jpg

transformers-autobot-vs-decepticon.jpg

Film karya Michael Bay ini mulai beredar di bioskop indonesia tanggal 28 Juni 2007. Di Amrik sendiri baru diputar 3 Juli. Hal ini dilakukan oleh distributor Hollywood untuk mencegah (meminimalisir) pembajakan di Indonesia. Langkah ini pertama kali dilakukan untuk film The Day After Tomorrow beberapa tahun lalu.
Lanjut Baca »